Tentang Mengatur Pengeluaran diBulan September


September ceria, seperti itulah selogan-selogan dibulan ini, tapi saya harap selogan ini tidak mematahkan keceriaan dibulan lain. Beberapa blogger menuliskan asal-usul September ceria karena bulan ini adalah bulan menjelang akhir tahun, dan bulan ini memiliki nama terpanjang serta alasan yang mempunyai efek lebih besar lagi karena September ceria menjadi judul lagu dari bunda Vina Panduwinata.

Selogan yang biasanya menjadi promo-promo discount jajanan, membuat tak tahan ingin segera membeli. Tapi, saya belum melihat sampai akhir bulan ini September ceria menjadi selogan para marketing untuk menjajakan dagangannya, sedikit merasa aman karena lobang pengeluaran tidak bocor disisi ini, walaupun sebagian besar keuangan yang mengatur adalah istri, tapi takut dampaknya adalah uang jajan mingguan.

Kunjungan ke tiga kota diakhir minggu pertama kemarin membuat katong tabungan terkuras banyak, efeknya akan berdampak tidak bisa bergerak  dalam masalah keuangan dibulan Oktober begitulah peringatan dari istri, walaupun saya pikir uang saku tetap penuh, tapi untuk menjaga etika setidaknya mengurangi jajanan. Walaupun nantinya ada keperluan untuk mengeluakan uang memang untuk hal yang sangat pokok. 

Awal minggu ketiga pengeluaran tidak terduga akhirnya muncul, hal yang memang tidak bisa dicegah.  masalahnya hal tak terduga ini adalah tentang saya, harusnya saya punya sendiri isi kantong untuk menangani hal yang tidak terduga ini. Kedepan, saya akan usahakan agar terwujud tanpa dana talangan dari kas utama (hehehe).

Sayangnya sampai hari ini belum tau secara mendetail bank keluarga, agak parno saja jika mengetahui secara teliti, mungkin hanya secara global untuk pertimbangan keputusan. Salah nggak sih? Saya menganggap istri sangat berkopentensi dalam mengatur nya. Mungkin kekhawatiran bisa sedikit kendor dengan  beberapa tips ini.

1. Membayar tagihan diawal waktu
Pengeluaran rutin seperti bayar kontrakan, arisan, kebutuhan pokok, dan iuran sukarela ditunaikan sedini mungkin, ini karena sifat pemasukan tiap bulan bersifat pasti mungkin bagi yang lain yang pemasukan tiap bulannya tidak pasti (tanggalnya, jumlahnya) bisa menyisihkannya dan menganggapnya sudah keluar atau membayarkannya langsung, ini membuat lega sepertinya seperti itu.

2. Mengurangi jatah jajan
Ini terkadang yang berat, mungkin karena jarak saya dan keluarga sering tidak satu tempat ketika bertemu jadi kebabalasan mengeluarkan dana. Istri saya memang senang ketika tidak jajan tapi sepertinya dia kasihan dengan saya ketika disurabaya jarang keluar untuk jajan. Setidaknya saya sudah menuliskannya disini sebagai pengingat agar tidak selalu menerima tawaran untuk jajan jajanan.

3. Review Pengeluaran
Hal ini mungkin akan menjadi rutin bulanan diskusi dengan istri, bulanan karena kalau mingguan terlalu cepat dan diperkirakan kalau membicarakan ini mingguan dikhawatirkan merusak malam minggu yang romantis, sensitif banget ya karena pengeluaran bukan pemasukan, kalau pemasukan mungkin akan sering-sering dibahas karena jadi adem suasanannya.

4. Alternatif Pemasukan yang lain
Sayangnya nomor empat ini sementara istri saya yang dapat melakukannya, tapi saya sendiri masih berusaha untuk juga berpartisipasi menemukan alternatif pemasukan yang lain di pihak saya, walaupun sementara ini yang bisa saya lakukan hanya sekedar sedikit membantu istri untuk mencari pundi rupiah  bisa masuk dalam kantong kas, itu memberikan sedikit pertolongan terhadap derasnya gempuran pengeluaran.

Mungkin hanya 4 tips ini yang akan saya jalani dibulan Oktober, semoga esok semakin ceria, bersemangat bertenaga, dilancarkan rizkinya, dan semakin dekat dengan Allah Subhanahu wata'ala. Amien

4 komentar

pengeluaran tak terduga tiap bln memang selalu ada. terkadang ada undangan pernikahan yg tdk kita duga2, ada kerabat kita yg sakit dan butuh bantuan, dll. Memang seharusnya ada dana tak terduga yg kita sisihkan ya...

Iya Bunda. Kalau dana tak terduga ini sudah ada talangan dari kas keluarga. Hanya perencanaan kedepan adalah dana pribadi tidak bergantung pada dana talangan keluarga hehehe.