Tuesday, December 8, 2015

Belajar Membaca



Tubuhnya masih bergoyang-goyang dan matanya bergerak-gerak, sedang berfikir untuk mengerti apa yang saya ucapkan. Bilqis Ghaida Hanan, sedang berusaha keras belajar membaca. Putri kecil saya ini usianya 6 tahun 7 bulan dan telah masuk sekolah dasar. Memang sedikit dipaksakan. Mengingat dulu Bilqis masuk taman kanak-kanak umur 4 tahun.


Setelah saya amati, hehehe iya ya ternyata tubuhnya ikut bergerak. Gerak-gerak terus dan saya biarkan saja seperti itu. Saya terus menunjuk huruf- huruf untuk dibacanya sambil memperhatikan tingkahnya. Alhasil Bilqis masih kesulitan untuk memahami apa yang saya maksud.


Akhirnya setelah solat isya’ saya coba browsing cara mengajar membaca di internet sebagai bentuk evaluasi apakah cara yang saya lakukan kurang tepat untuknya.


Ternyata memang benar, caranya kurang tepat. Langkah pertama dia harus nyaman, kondisinya harus bahagia. Langkah ini yg membuat kita orang tua harus menjadi super kreatif untuk membuat anak dalam kondisi nyaman untuk belajar.


Tapi, saya rasa Bilqis sangat semangat dan gembira banget waktu belajar, terlihat dari wajah dan tingkahnya.


Langkah kedua ini yg memang saya lihat kurang tepat. Saya Paksakan dia untuk langsung paham dengan materi-materi latihan.


Saya ajarkan dia huruf-huruf, lalu dia harus membacanya dan membuatnya mengerti susunan huruf itu.


Ini yang kurang tepat, dalam tips yang saya baca saya cuma menyiapkan beberapa kata seperti ayah, ibu, kakak, adik, pisang, jeruk, anggur, membuat beberapa kategori. Dan kita hanya harus menunjukkan perkatagori membacanya dan meminta anak untuk mengikutinya.


Ini adalah salah satu tips untuk mengajari anak membaca. Alasan tips ini adalah kata lebih konkrit dan huruf adalah abstrak. Anak akan mudah jika diajarkan hal yang konkrit lebih dahulu, bukan hal abstrak yang akan membuatnya terlalu keras berpikir.


Itu mengapa saya perhatikan dari tadi sibilqis tidak mau diam dan matanya memperlihatkan bahwa dia sedang berpikir. Hehehhe lucu, saya pikir memang itu tingkahnya. Ternyata cara belajarnya kurang tepat.


Ok selajutnya kami akan mencoba coba tips diatas. Selamat mencoba!!!!!!!
Reactions:

2 comments:

  1. Eh? Itu beneran anaknya Bondan? Kok ternyata udah gedhe, ya?
    Btw kalau anakku belajar membacanya pake metode Aku Cepat Membaca. Jadi bacanya per vokal dulu. Itu lho yg pake "a da ra ja, ma ha ka ya", dll. Alhamdulillah anakku lumayan cepet bisa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hemmm, heran ya mbak?he he he..anak istri saya mbak.
      Pernah seperti itu dulu waktu tk b mbak tapi masih blm bisa, baru hafal simbol semua huruf aru baru ini mbak. Ni klo ujan dibacakan sama gurunya
      Tapi sudah banyak perkembangan se

      Delete