Tuesday, September 5, 2017

Ditolak Google Adsense

Beberapa waktu lalu sempat baca tentang google adsense, dan sekaligus mendaftar mencoba memonoteis blog ini, dalam hati ciut, lawong blog tidak ada tulisannya, mana mau google adsense menyetujui proposal ini. Banyak blogger dengan kemampuan dewa yang ditolak apalagi saya ( senyumin aja ). Tuh!!!Kan?? Betul. ditolak dengan alasan "konten tidak memadai."

Ada surat penolakan disertai saran-saran lugas dan jelas (masih mencoba untuk memahami). Seperti ini saran surat elektronik itu berbunyi, yang pada pokok masalah pertimbangan proposal pengajuan monoteis itu ditolak;

Monday, August 28, 2017

Kecantikan


Suatu hal yang berhubungan dengan wanita ini cenderung mempunyai arti istilah yang bermacam-macam, definisi yang relatif karena cara pandang atau cara pikir masyarakat sebagai tolok ukur. Cara pikir yang mempengaruhi penamilan agar memenuhi kretiria kata cantik yang mereka anut. Misal kriteria cantik menurut orang Thailand berbeda dengan kriteria cantik menurut orang Afrika.

Bahkan menurut dunia ada 3 B yang perlu disematkan jika ingin disebut cantik, karena 3 B ini akan dianggap bisa mengikis kerelatifan arti kata cantik. Brain yaitu pengetahuan yang luas di berbagai bidang, dengan kata lain seseorang dikatakan cantik bila dia adalah orang yang cerdas, mampu paham dan mudah dipahami ketika berkomunikasi. Beauty terkait dengan fisik yang ideal terukur. Langsing, tinggi, seksi mampu mempresentasikan busana yang dipakai. Behavior berkaitan dengan etika sikap perilaku.

Tuesday, March 21, 2017

Sederhana Menjadi Wonderful couple


Wonderful couple adalah judul buku yang beberapa waktu ini ingin saya baca, buku yang banyak memberikan alternatif jalan kebahagian pada kehidupan berumah tangga. Apakah buku ini penting? Setiap orang memiliki sikap sendiri-sendiri, tapi saya ingin kita menyadari alternatif bahagia sudah kita temukan dalam pikiran kita, dalam lingkungan kita tentang apa itu yang dinamakan baik atau buruk. buku ini sebagai pengingat cara kita bersikap, karena kebanyakan kita tidak sadar melakukan banyak ketidak tepatan dalam bersikap.(memangnya ada apa dengan keluargamu ndan? hahaha tidak ada apa-apa, alhamdulillah kami didalam jalan yang benar. Buku ini nutrisi buat keluargaku saja, saya niat untuk membangun keluarga yang benar-benar bahagia dan mungkin buku ini salah satu jalan untuk menggugah kesadaran menuju jalan bahagia ini, heheh ciee).

Sebagai contoh dalam buku ini memaparkan cara dalam bersikap. Dalam Komunikasi timbal balik misalnya, saat suami atau istri menyampaikan suatu pesan dan kemudian direspon langsung oleh pasangannya,itulah komunikasi timbal balik bukan hanya timbal balik saja tapi sikap positif dari pasangan diperlukan. Suami atau istri memberi pesan positif misalnya ya seharusnya harus dikomentari secara positif pula. bahkan bila suami atau istri memberikan pesan negatif haruslah di pahami dulu pesan itu dan tentunya tidak gegabah dalam merespon.

Tuesday, September 20, 2016

Membangun Rumah Tangga Bahagia

Didalam rumah tangga ada beberapa unsur yaitu kepala keluarga, anggota keluarga, aturan-aturan dalam keluarga, tujuan berkeluarga.Seperti organisasi semua element harus bekerjasama sesuai aturan-aturan yang diberlakukan agar tercapai tujuan yang di impikan.

Ada hal mendasar juga yang dapat menghidupkan keluarga bahagia, hal dasar ini adalah ruh dalam kehidupan berumah tangga. mungkin ini berkaitan dengan tujuan berumah tangga. Sejalan dengan penciptaan manusia di Bumi ini adalah menjadi kholifah yang menghambakan diri pada sang pencipta, hal inilah yang menjadi ruhnya.

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku". (Qs. Adzariyat ayat 56)

Bijak dan Cerdas Mendidik Anak


Tulisan ini adalah saduran dari buku 20 kesalahan dalam mendidik anak, ditulis oleh Muhammad Rasyid Dimas dan diterjemahkan oleh Tate Qomaruddin, Lc. Dengan judul aslinya “Siyasat Tarbawiyyah Khathiah”. Yang diterbitkan oleh Sygma Publishing.

Prakata dari penulis,"Pendidikan anak dalam pandangan para pendidik begitu jelas, sejelas cahaya matahari pada siang hari. Meskipun demikian, masih sering kita dengar, menyaksikan, dan membaca berbagai penyimpangan perilaku anak anak dalam masyarakat sebagai akibat pendidikan yang salah. Sebagian muncul karena ketidak pedulian, sikap meremehkan, dan kelalaian dalam mendidik; sebagian yang lain munccul dari niat yang baik tetapi tetap salah karena ketidaktahuan cara mendidik; dan sebagian yang lain timbul sebagai dampak dari sikap orang tua yang diktator, otoriter, dan lain-lain."